Setengah tahun terlah berlalu semenjak terakhir kali saya menulis untuk mecurahkan pikiran dan menata kembali jiwa saya. Hari ini, Senin, 29 Desember 2025 M, atau 9 Rajab 1447 H adalah momentum yang baik untuk merefleksikan kembali perjalanan selama setahun terakhir . Satu kalimat yang dapat mewakili perjalanan di tahun ini ialah "tidak setiap rencana akan berjalan lancar, tetapi setiap yang terjadi pasti kebaikan yang sudah disiapkan".
Teman saya, pernah mengajarkan bahwa dalam evaluasi ada 3 hal utama yang dapat disampaikan. Pertama adalah hal yang perlu dipebaiki, kedua hal yang sudah baik dan sebaiknya terus dipertahankan, dan ketiga adalah hal yang menjadi solusi atau saran untuk tindak lanjut lainnya. Dari ketiga hal itu, setidaknya 2 yang pertama itu harus ada dan bisa saja mewakili yang ketiga.
Tahun ini, beberapa pekerjaan yang saya lakukan menuntut perhatian yang sangat besar, dan berulang kali harus merasakan sakit (secara fisik dan psikologis). Namun hingga hari ini saya beruntung masih diberi kesempatan memulihkan tenaga dan melanjutkan lagi peran di kehidupan. Mungkin sebaiknya refleksi ini ditulis berdasarkan bulan supaya terlihat perkembangan dan ingatan dari prosesnya.
Mulai dari yang pertama, Januari dibuka dengan keputusan untuk berhenti dalam forum keilmuan (Kelas Illmu Mantik) bersama seorang ikhwan. Keputusan ini diambil karena kehidupan saya yang semakin sibuk (yah, boleh dikata, sangat sibuk). Ini sebenarnya sangat menyakitkan, karena sudah sangat efforts untuk membeli buku sampai daftar sebagai reseller juga. Tetapi begitulah hidup, selalu ada yang terencana dan kemudian belum tentu terlaksana.
Februari masih sangat sibuk dengan kegiatan Bimbel, mentor di WikiRush bersama Indika Foundations, dan coba ikut kursus bahasa Arab, membimbing siswa OSN MTK dan Kimia. Bulan ini Alhamdulillah ada rezeki dari kerja sebagai mentor itu untuk ganti gawai dengan Redmi 13, harga 1 juta 800 ribu, tepat sehari setelahnya harganya didiskon 100 ribu. Bulan ini banyak kelelahan dan kerja yang sangat menguras tenaga.
Maret-April masih sangat sibuknya, sepertinya memang begini hidup, kerja, kerja, kerja lagi dan seterusnya. Mei ternyata dapat kabar kalau Hibah Dokumentasi Budaya diterima. Langsung gas meluncur ke Pagatan, berjumpa seseorang yang sudah setahun ini tidak berjumpa. Bawa kue, bawa hadiah dan bawa rindu yang segera disampaikan. Mei membawa cerita segar karena untuk pertama kalinya saya melakukan perjalan sangat jauh, >120 km seorang diri bawa motor kesayangan. Lanjut untuk pertama kalinya menapakkan kaki ke Palangkaraya, lihat Bundaran Besar, ke Nyaru Menteng, dan masih banyak lagi.
Juni lain cerita, ada libur yang cukup singkat, disertai tugas jadi pelatih KIR, bimbing siswa ikut OPSI di Juli-Agustus-September, lanjut ke Riset untuk Lomba MOTO GPE HIMAPSIKA ULM di September, dan November full kegiatan untuk bimbing siswa ikut OMI 2025 oleh Kemenag. Sungguh perjalanan yang luar biasa di tahun ini, berkembang bersama banyak orang, banyak waktu, dan banyak pengalaman. Agustus ini tidak sempat dan tidak bisa berfoto saat ada sahabat yang nikahan, sungguh cerita yang sangat menyedihkan ini, penyebabnya padahal sepela, sakit, dan kerja.
November itu jadi kilas balik bahwa cita-cita saya lima tahun yang lalu untuk pergi ke Jawa dengan biaya dari orang lain ternyata dapat terwujud berkat membantu siswa untuk ikut OMI. Sungguh pengalaman yang luar biasa. Bulan itu juga dapat kabar kalau Artikel Jurnal sudah berhasil dipublikasikan. Padahal rencana publikasi ini ada di tahun 2027. Artinya memang ada hal-hal dalam hidup yang mungkin terencana dengan baik, tapi bisa saja dalam hal terlaksana, itu sepenuhnya diluar kuasa kita.
Hal-hal yang harus saya perbaiki di tahun 2026 ini yaitu
- fokus untuk hidup lebih harmonis antara peningkatan kesehatan pribadi, bekerja dan berperan dalam masyarakat, serta hubungan dengan pencipta.
- belajar untuk lebih menghargai pasangan, berbaik sangka, dan percaya dengan orang lain
Hal-hal yang sudah baik dan akan terus saya tingkatkan yaitu
- keberanian untuk memulai, untuk bertahan dan untuk terus melangkah
- kemampuan untuk merencanakan dengan baik
Hal-hal yang ingin saya lakukan yaitu
- aktif kembali berorganisasi, setelah sempat vacum meski secara daring
- memberi pasangan saya hadiah rutin setiap bulan, sebuah lego brick bunga, dan kalender
- satu kali wisata bareng pasangan
- membangun taman bacaan masyarat
- membangun channel Yt Dunia Lego
- membangun channel Yt Bahas Soal
Sekian dulu cerita akhir tahun ini, saya sadar bahwa hidup ini kecil, singkat, dan mungkin tidak berharga, tetapi catatan ini jadi semacam pengingat untuk diri sendiri, atas langkah-langkah yang sudah terjadi, dan dilalui dengan baik. Semoga kita bisa tumbuh dan menebar lebih banyak kebaikan hingga akhir hayat, aamiin.